Lokakarya "Meditasi Sidhakarya: Dari Panggung Sakral Menuju Sains Berbasis Bukti" Berita dan Kegiatan

`

Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menyelenggarakan lokakarya ilmiah berjudul “Penyusunan Modul Meditasi Sidhakarya: Dari Panggung Sakral Menuju Sains Berbasis Bukti” pada Jumat (19/9), sebagai bagian dari Program Doktor Ilmu Kedokteran. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Udayana, menandai komitmen institusi dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam ranah kesehatan modern.

Lokakarya ini mengundang para tokoh spiritual, budayawan Bali, serta pakar akademik dari bidang kedokteran dan ilmu kesehatan untuk bersama-sama merancang modul meditasi berbasis tradisi Bali yang dapat diuji secara ilmiah. Gagasan utamanya adalah mentransformasi Meditasi Sidhakarya—yang terinspirasi dari Tari Topeng Pajegan Sidhakarya—menjadi intervensi mind-body yang dapat diterapkan dalam terapi psikosomatik, pengelolaan stres, hingga rehabilitasi penyakit kronis.

Dr. I Gusti Ngurah Putra Eka Santosa, M.Fis, kandidat doktor yang telah lebih dari sepuluh tahun meneliti dan mengamalkan praktik ini, memaparkan bagaimana enam karakter dalam tarian topeng dikaitkan dengan enam fragmen kesadaran manusia. Keterkaitan ini kemudian dianalisis melalui pendekatan psikologi modern, khususnya teori ego state, dan dikembangkan menjadi protokol psikofisiologis yang sistematis.

Hasil diskusi lokakarya menunjukkan dukungan akademik yang kuat dari berbagai disiplin ilmu, membuka jalan bagi modul ini menjadi salah satu intervensi medis berbasis budaya pertama di Indonesia yang memiliki landasan ilmiah. Inisiatif ini sejalan dengan visi Universitas Udayana sebagai perguruan tinggi yang unggul, mandiri, dan berakar pada nilai-nilai budaya lokal